Notice: Undefined index: replace_iframe_tags in /home/sidamukti/domains/sidamukti.desa.id/public_html/wp-content/plugins/advanced-iframe/advanced-iframe.php on line 1052

Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam atau insiden serius lainnya adalah kunci untuk menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan. Di Desa Sidamukti, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, semangat gotong royong dan kesiapsiagaan komunitas lokal sangat ditekankan. Salah satu contohnya adalah partisipasi aktif Kepala Desa (Kades) dan Pokdar (Pekan Olahraga Desa) dalam Apel Kesiapsiagaan dan Simulasi Penanganan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) yang baru-baru ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Patimuan Cilacap.

Peserta Apel terdiri dari Forkompimca Patimuan, BPBD Cilacap, Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Patimuan, Anggota Kelompok Sadar Lingkungan (Pokdar), Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) masing masing Desa serta diikuti oleh ormas sosial keagamaan yang ada di Kecamatan Patimuan

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap berbagai bencana alam, termasuk kebakaran hutan dan lahan yang sering disingkat sebagai Karhutla. Kebakaran hutan dan lahan dapat merusak lingkungan, mengancam kehidupan satwa liar, dan mengancam kesehatan manusia akibat asap yang membahayakan. Untuk menghadapi ancaman ini, kesiapsiagaan adalah kunci.

Kades memiliki peran penting dalam memastikan kesiapsiagaan komunitas. Mereka bertindak sebagai pemimpin yang memotivasi warga untuk terlibat dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana. Kades juga berperan dalam mengkoordinasikan respons darurat dan memastikan bantuan mencapai yang membutuhkan.

Pokdar adalah organisasi yang berfokus pada olahraga dan kegiatan sosial di desa. Namun, di banyak komunitas, mereka juga memiliki peran yang signifikan dalam kesiapsiagaan terhadap bencana. Mereka sering terlibat dalam upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan, serta dalam penyelenggaraan pelatihan kesiapsiagaan.

Apel kesiapsiagaan dan simulasi penanganan Karhutla adalah bentuk latihan yang sangat penting untuk mempersiapkan komunitas dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Acara ini mencakup berbagai aktivitas, seperti pemadaman kebakaran, evakuasi, dan koordinasi dengan tim darurat.

Partisipasi aktif Kades dan Pokdar dalam apel ini mengirimkan pesan penting kepada masyarakat. Mereka menunjukkan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Semua lapisan masyarakat, termasuk pemimpin desa dan organisasi lokal, harus berkontribusi dalam menjaga komunitas aman.

Partisipasi dalam Apel Kesiapsiagaan dan Simulasi Penanganan Karhutla adalah bukti komitmen Desa Sidamukti untuk masa depan yang lebih aman. Ini adalah langkah positif dalam memastikan bahwa komunitas ini siap menghadapi tantangan apa pun yang mungkin muncul, terutama dalam hal pelestarian lingkungan alam yang berharga. Semoga semangat gotong royong dan kesiapsiagaan ini menjadi contoh yang menginspirasi bagi komunitas lainnya.Karhutla Patimuan