Notice: Undefined index: replace_iframe_tags in /home/sidamukti/domains/sidamukti.desa.id/public_html/wp-content/plugins/advanced-iframe/advanced-iframe.php on line 1052

Pada hari ini, Aula UPT Dinas Kesehatan dan KB Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, menjadi pusat perhatian dengan diadakannya mini lokakarya stunting tingkat kecamatan. Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala UPT Puskesmas Patimuan, Petugas Gizi, Kasi Kesra Kecamatan Patimuan, Ketua TP PKK Kecamatan Patimuan, Koordinator PKH, Pendamping Desa, serta Kepala Desa se-Kecamatan Patimuan.

Tujuan Mini Lokakarya

Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang masalah stunting serta merumuskan strategi efektif dalam penanggulangannya. Stunting, yang merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, memerlukan perhatian serius dari semua pihak terkait.

Partisipasi dan Peran Serta Peserta

1. Kepala UPT Puskesmas Patimuan:
Kepala UPT Puskesmas Patimuan membuka lokakarya dengan memaparkan data stunting di Kecamatan Patimuan dan strategi kesehatan yang sudah dan akan diterapkan untuk menurunkan angka stunting. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor kesehatan dan masyarakat.

2. Petugas Gizi:
Petugas gizi memberikan penjelasan mengenai pentingnya asupan nutrisi yang seimbang untuk ibu hamil dan anak-anak. Mereka juga memberikan informasi tentang program pemberian makanan tambahan dan intervensi gizi spesifik lainnya yang sudah dilakukan di berbagai desa.

3. Kasi Kesra Kecamatan Patimuan:
Kasi Kesra Kecamatan Patimuan membahas peran penting kesejahteraan sosial dalam mendukung upaya penanggulangan stunting. Beliau juga menyoroti program bantuan sosial yang dapat mendukung keluarga kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka.

4. Ketua TP PKK Kecamatan Patimuan:
Ketua TP PKK Kecamatan Patimuan menyampaikan berbagai inisiatif yang dilakukan oleh TP PKK dalam mendukung penanggulangan stunting, seperti penyuluhan gizi di posyandu dan program pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menyediakan makanan bergizi.

5. Koordinator PKH:
Koordinator PKH (Program Keluarga Harapan) menjelaskan tentang peran PKH dalam mendukung keluarga penerima manfaat untuk memenuhi kebutuhan dasar anak, termasuk gizi yang baik. PKH juga memberikan bimbingan dan edukasi terkait pola asuh dan kesehatan anak.

6. Pendamping Desa dan Kepala Desa:
Pendamping Desa dan Kepala Desa se-Kecamatan Patimuan berbagi pengalaman mereka dalam mengimplementasikan program-program penanggulangan stunting di desa masing-masing. Mereka juga mendiskusikan tantangan dan solusi yang dapat diadopsi untuk mencapai hasil yang lebih baik.

Materi dan Diskusi

1. Penyampaian Materi tentang Stunting:
Materi mengenai penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting dipaparkan oleh para ahli dari Dinas Kesehatan. Fokus utamanya adalah pada pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) sebagai periode kritis untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

2. Diskusi Kelompok:
Para peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mendiskusikan masalah stunting di desa masing-masing dan berbagi praktik terbaik. Diskusi ini menghasilkan berbagai rekomendasi yang dapat diimplementasikan di tingkat desa.

3. Rencana Aksi:
Lokakarya ditutup dengan penyusunan rencana aksi bersama untuk penanggulangan stunting di Kecamatan Patimuan. Rencana aksi ini mencakup berbagai intervensi gizi, peningkatan akses layanan kesehatan, edukasi masyarakat, dan penguatan koordinasi lintas sektor.

Harapan dan Komitmen Bersama

Mini lokakarya stunting ini diharapkan dapat memperkuat komitmen semua pihak dalam upaya penanggulangan stunting di Kecamatan Patimuan. Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan masyarakat sendiri, diharapkan angka stunting di Kecamatan Patimuan dapat menurun secara signifikan.

Giat mini lokakarya stunting tingkat Kecamatan Patimuan di Aula UPT Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Cilacap menjadi momentum penting dalam upaya penanggulangan stunting. Partisipasi aktif dan antusiasme para peserta menunjukkan komitmen yang kuat untuk bersama-sama menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Dengan langkah-langkah yang tepat dan kerjasama yang erat, masa depan anak-anak di Kecamatan Patimuan akan lebih cerah dan menjanjikan.