Notice: Undefined index: replace_iframe_tags in /home/sidamukti/domains/sidamukti.desa.id/public_html/wp-content/plugins/advanced-iframe/advanced-iframe.php on line 1052
1 Abad NU

Satu abad NU dimaknai sebagai era perubahan untuk kemajuan NU sebagai jam’iyyah (perkumpulan) sekaligus sebagai gerakan (harakah) untuk Islam, Indonesia dan dunia. Peringatan Nahdlatul Ulama 1 Abad NU Sidoarjo 2023 berlangsung pada hari ini Selasa, 7 Februari 2023; Peringatan hari lahir atau harlah NU 1 Abad ini dihadiri oleh jutaan jamaah. Jutaan jamaah datang dari berbagai kota di Indonesia ke Sidoarjo. Pemilihan Sidoarjo sebagai lokasi perhelatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU) bukan tanpa sebab Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Rahmat Hidayat Pulungan mengatakan, Sidoarjo merupakan tempat yang memiliki ikatan kuat dengan NU salah satunya adalah tempat belajarnya Kiai Hasyim Asy’ari selaku pendiri NU. Kiai Hasyim Asy’ari dan Syaikh Muhammad Kholil Bangkalan pernah belajar di Sidoarjo. Keduanya pernah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Siwalan Panji. “Dengan penyelenggaraan di Sidoarjo kita ingin meraup berkah dari para pendiri NU dan guru-guru dari beliau semua,” kata Rahmat dilansir laman resmi NU.

Gelora Deltras Sidoarjo

Hal ini sesuai dengan semangat yang digelorakan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam menyambut Satu Abad NU ini, yaitu mengambil berkah sebanyak-banyaknya.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan alasan pelaksanaan acara pada 7 Februari karena penentuan perayaan ulang tahun NU berdasarkan tanggal lahir dalam penanggalan Hijriyah.
“NU dibentuk pada 16 Rajab 1344 H. Sekarang ini Dzulqa’dah 1443 H. Kurang dari 2 bulan kita masuk 1444. Insya Allah hari lahir NU 16 Rajab 1444 H akan jatuh pada awal (7) Februari 2023 mendatang,” kata Gus Yahya melalui keterangan tertulis Senin, 6 Februari 2023.

Ketum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf

Acara telah dimulai sejak pukul 00.00 WIB dengan acara pembacaan shalawat dan doa. Selain Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin, acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa tokoh lainnya. Menkopolhukam Mahfud Md, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan tokoh lainnya serta akan dimeriahkan penampilan 12.000 lebih Banser NU dari 9 Kabupaten/kota yang berada di Jawa Timur.

Starring Comite Erick Tohir

Dan sesuai Instruksi dari PBNU terkait Peringatan 1 (satu) Abad NU kepada seluruh pengurus di segala tingkatan untuk menyambutnya dengan bacaan Tahlil, Istighotsah, Shalawatan dll.
Pun begitu dengan Ranting NU Sidamukti dibawh Arahan MWC NU Patimuan dan PCNU Kabupaten Cilacap menggelar acara Tahlil Akbar dalam rangka menyongsong Abad ke II Kebangkitan Baru NU.

Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Sidamukti Kecamatan Patimuan Kabupaten CIlacap yang sebelumnya telah mendapatkan Ijin dari Kepala Desa Sidamukti SUTRISNO dan Kapolsek IPTU SUGENG dari Polsek Patimuan.
Pada Tahun 2023 ini mengusung tema Peringatan Satu Abad NU “Merawat Jagad, Merawat Peradaban” NU Ranting Sidamukti Bersama dengan Pemerintah Desa dan Masyarakatnya Bersatu Mendigdayakan MAju berswaDAya dan BerjuaNG untuk kesejahteraan Bersama.

Acara ini diselenggarakan pada tanggal 6 Februari 2023 mulai pukul 20.00 WIB dan pada kesempatan yang sama Rois Suriah Ranting NU Sidamukti KH. Achmad Toharun menjelaskan betapa beruntungnya kita menjumpai 1 (satu) Abad Nahdlatul Ulama karena pada malam ini kami yakin Banyak Keberkahan yang diberikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada kita. Terlebih hadir para Sesepuh, Kyai dan Tokoh Masyarakat dan Pejabat Pemerintah. Semoga Desa kita kedepan akan semakin maju dan berkembang berkah do’a malam mini. Aaamin…

Ketua Tanfidziyah Ky. Em.Chasan menjelaskan detail kegiatan yang bertempat di Balai Desa ini, Tahlil Akbar diikuti oleh seluruh Kyai Pengasuh Masjid dan Pondok Pesantren yang ada di Sidamukti serta hadir 18 kelompok jama’ah Majelis Taklim yang dibina oleh Ranting NU Sidamukti dan Muslimin, muslimat, fatayat, ansor dan banser sebagai satu kesatuan organisasi yang ada di tingkat ranting.

Mereka dengan sukarela membawa Tumpeng atau Ambeng sebagai perwujudan rasa syukur atas jasa dan kiprah kyai serta pengurus NU yang sudah mencapai 1 abad, sehingga Sidamukti menjadi aman, tentram dan kondusif.
Sebagaimana dalam sambutan Kepala Desa SUTRISNO mewakili Pemerintah menyambut gembira dan mengapresiasi kegiatan ini atas apa yang dilakukan masyarakat dan Pengurus NU dalam berpartisipasi menjaga NKRI dan keberagaman yang ada.

Kegiatan ini dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Yahlal Waton dan Theme Songs 1 (satu) Abad Nahdlatul Ulama oleh Regu Koor Fatayat Ranting NU Sidamukti. Dan acara ditutup dengan pembacaan kalimat Tauhid melalui Tahlil Akbar yang dipimpin oleh Kyai Sepuh sekaligus Orang Tua dari Rois Suriah ranting NU yaitu Ky. Tohirin.
Semoga di abad ke II ini dalam “Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menjemput Abad Kedua Menuju Kebangkitan Baru” menjadi inspirasi semua elemen negara dan masyarakat Indonesia untuk selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan. Demi terus tegaknya NKRI dan Aqidah Ahlussunnah Wal jam’ah yang terbukti membawa kemaslahatan Bersama. Aaamiin.