Setelah acara Pemberdayaan Kelompok Nelayan,  Pemerintah Desa Sidamukti menyelenggarakan Pemberdayaan Kelompok Pemuda Bagian Kedua. Acara yang diadakan di Balai Desa Sidamukti dimulai pada pukul 13.30 WIB.  Sekretaris Desa Sidamukti Bapak Kuswara, S. Pd. I, menyampaikan bahwa untuk memberdayakan pemuda agar para pemuda bisa mengambil bagian, jangan jadi penonton, juga jadi pemain. Bantuan berupa terpal adalah stimulus saja,  sebagai perangsang agar lebih giat lagi berusaha. Menurut Bapak Sutirno yang menjadi narasumber, air banyak,  bisa dimanfaatkan. Bagaimana yang banyak bisa dimanfaatkan,  dikembangkan, jangan menunggu tinggal sedikit. Kalau i hin mengusulkan kegiatan ke Dinas,  harus mengajukan melalui organisasi/kelompok. Kelembagaan kita biasanya dibentuk dadakan hanya karena hendak mendapatkan bantuan. Di bidang perikanan banyak yang bisa dikembangkan, salah satunya jaer. Yang murni jaer sudah mulai hilang, kebanyakan silangan. Teknik budidayanya mudah, memijah sendiri. Budidaya ikan ada 3, pembenihan,  yaitu induk jantan dan induk betina dipijahkan sampai ukuran 3 cm, pendederan, yaitu jika ikan sampai pada ukuran 3 – 12 cm,  dan pembesaran, yaitu jika ikan sampai pada ukuran 12 cm sampai produksi. Hampir semua ikan bisa dipijahkan,  kecuali ikan gabus/bogo. Ikan yang lebih menguntungkan adalah ikan gurame.  Ikan lele jika dihitung secara ekonomis sangat tipis.  Jadi budidaya ikan gurame sesuai dengan kondisi dan lingkungan desa Sidamukti.